Kamis, 15 Agustus 2013

Me


Ada saat dimana kesedihan tak bisa di tampung sendiri. Pernah kah kau merasakan sakit di sini, terasa sesak di dada, minum air pun tak bisa meghilangkan sesak di dada. Tangan terasa ngilu, tanpa alasan. Air mata mengalir begitu saja. Kadang butuh bahu seseorang untuk menenangkan hati, menghentikan tangis. tapi tak pernah sseorangpun, tak ada seorangpun. Aku suka tersenyum dan suka menangis tanpa alasan. Tapi aku tak pernh menangis di hadapan orang lain. mungkin karena itu, tak ada seorangpun yang tahu. Sakit hati, kesepian  hanya aku yang rasa. Orang lain hanya melihat senyumanku. Mungkin karena aku masih menutup diri.masih tertunduk enggan melihat diri sendiri. 

dengan melihat bintang di malam hari dengan sembunyi-sembunyi keluar rumah, itu sedikit membuatku bisa menenangkan diri. tenang. 
mendengar musik kesukaanku juga bisa membuatku tenang.
sejenak mengingat Sang Pencipta juga bisa lebih membuatku tenang.

Minggu, 09 Juni 2013

Masa Lalu dan Masa Depan

sungguh, aku tak mau mengingat masa lalu, untuk apa mengingat masa lalu, hanya akan menggores hati saja. Masa lalu itu cukup di kenang tak perlu di ingat lagi secara mendalam. walalu memang katanya masa lalu adlah jalan menuju masa depan, tapi jika kita terus mengikuti apa-apa yang kita kerjakan pada masa lalu, hal yang terjadi di masa lalu pun akan terjadi lagi di masa yang akan datang. Cukup hanya sekali saja.

masa depan itu juga masih seperti sesuatu yang samar-samar. mmm seperti teka-teki yang sulit di tebak. kita pikir akan seperti ini tapi pada kenyataannya seperti itu. masa depan juga memang sangat misterius tak tau apa yang akan terjadi nanti. Jadi, kita hidup untuk masa sekarang, biarlah masa lalu jadi sejarah atau jadi sesuatu yang bisa di kenang, dan masa depan ya masih misteri. gak enak kalau kita tau apa yang akan terjadi di  masa depan. berposotof thinking saja untuk semua yang kita lakukan. berusaha menjadi manusia yang baik, berusahalah menjadi teman yang baik dan berusahalah menjadi teman yang baik. Dan jangan lupa bersikap baiklah terhadap Orangtuamu. :)
Keluarga adalah segalanya  ^_^

Sabtu, 04 Mei 2013

Siapa Dia?



dan ketika sinar itu datang,
aku hanya terdiam dalam gelap
melihat dari celah kecil di ruang hampa
"tolong..tolong adakah orang di luar sana?
suara payau dari hati yang tak berdaya
"bisakah kau mengeluarkan ku dari sini?
menangis merintih, tak brdaya
hinggga saatnya pintu terbuka
aku pun keluar, 
satu langkah dari pintu itu aku terdiam
"siapakah gerangan yang telah membukakan pintu ini?"
tak ada yang menjawab
"terima kasih"
tak ada juga yang menjawab
hingga akhirnya
"aku hanya membuka satu pintu dari rumah ini, kau harus membuka pintu lain dengan usahamu sendiri."
aku terduduk lemas,
bahagia dan lemah tercampur jadi satu
walau banyak pintu yang harus ku buka,
aku kan berusaha!!



 tolong jangan di ambil percuma ya... :)

Hidup itu Indah



saat matahari bersinar terang
aku temukan hidupku
hidup yang penuh warna
hidup yang penuh dengan cahaya
dan saat matahari itu tenggelam
aku merasa sedih,sedih bila esok
aku tak bisa melihat
merasakan hangatnya sinar itu
tapi ketika malam menjelang'
ku menengadah ke langit
rupanya ada sang bulan tersenyum
menerangi malam ku yang gelap
aku terduduk di gerbang penantian
di temani cahaya bulan
dinginnya angin malam menusuk tulang
hingga tengah malam
aku terdiam,,,,
sampai saat fajar tiba
ku tatap ufuk timur
ku lihat bias merah merona
ku tersenyum gembira
masih ku di beri kesempatan

Curhatan


Ya Allah maaf kan semua kesalahan hamba
Disini hamba mencari cinta yang mungkin akan menyakiti hamba
Membuat air mata jatuh bukan karena ingat dosa
Air mata yang sakit karena rasa itu
Tapi bukankah ini rasa yang Engkau anugrahkan pada setiap manusia?
Apa yang harus hamba lakukan?
Apa hamba harus diam saja untuk masalah ini?
Apa hamba harus berdiri di depan gerbang penantian
Bila memang itu yang harus hamba lakukan
hamba akan melakukannya
hamba hanya bisa berdoa dan berharap di gerbang penantian ini
hamba akan mennunggu dan terus menunggu..
menunggu hal termanis yang akan Engkau anugrahkan padaku..

Tak pernah kah kau tahu




Tak pernah kah kau tahu
Aku pernah mencintamu
Tak Pernahkah kau tahu
Pernah aku menaruh namamu
Di setiap sudut hatiku
Sampai pada akhirnya aku tak bisa nmencinta orang lain
Kau pun tak pernah tahu
Kau tahu sungguh sangat menyakitkan
Ketika ku ingin pergi, ketika ku ingin lepas,
Ini seperrti aku berusaha memecahkan pecahan kaca
Dan melemparnya sekuat tenaga
Kaca itu pecah , darah pun bercucuran
Perih dan sakit…
Bahkan sakitnya lebih dari itu